Satpol PP Bandar Lampung Perketat Patroli Selama Ramadan untuk Jaga Ketertiban dan Keamanan

oleh

Bandar LampungSatuan Polisi Pamong Praja Kota Bandar Lampung memperketat patroli dan pengawasan di berbagai titik strategis selama Ramadan guna memastikan ketertiban umum dan kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah.

Kasat Pol PP Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, menjelaskan pihaknya mengerahkan personel secara berkesinambungan dalam skema patroli 24 jam yang terbagi beberapa shift. Sepanjang pagi hingga sore, fokus patroli diarahkan pada penyisiran Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang kerap meningkat selama Ramadan.

Petugas telah mengamankan sejumlah individu yang mangkal di jalanan dan kemudian dibawa ke panti rehabilitasi milik pemerintah di Hanura untuk pembinaan. Selain itu, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) juga dievakuasi ke Panti Sinar Jati agar mendapatkan perawatan yang layak dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Memasuki malam hari, fokus pengamanan beralih pada pencegahan kenakalan remaja. Satpol PP menurunkan Tim Trantibum Sosial yang dibagi dalam dua regu besar untuk menyisir titik-titik rawan di Kota Tapis Berseri.

“Tim ini fokus mengantisipasi potensi tawuran atau aksi perang sarung yang sering melibatkan anak muda setelah waktu salat Tarawih,” ujar Ahmad Nurizki.

Selain tindakan di lapangan, Satpol PP menekankan peran keluarga. Para orang tua diimbau mengawasi anak-anak mereka, memastikan mereka berada di rumah setelah rangkaian ibadah malam selesai.

Dalam menjaga kondusivitas kota, Satpol PP juga bersinergi dengan jajaran kepolisian, TNI (Babinsa), Bhabinkamtibmas, serta perangkat pamong di tiap wilayah.

Satpol PP Bandar Lampung juga mengintensifkan pemantauan terhadap operasional tempat hiburan untuk memastikan kepatuhan terhadap surat edaran pemerintah. Nurizki menyebut kegiatan penyisiran dilakukan di beberapa wilayah kunci seperti kawasan Yos Sudarso, Malahayati, dan Diponegoro.

Hasilnya, para pelaku usaha terpantau kooperatif dan hingga saat ini belum ditemukan pelanggaran atau pihak yang beroperasi di luar ketentuan.

“Sejauh ini tidak ada. Belum ditemukan adanya aktivitas atau operasional dari pihak-pihak terkait di wilayah yang sudah kita pantau,” tegas Nurizki.

Satpol PP mengimbau seluruh masyarakat dan pemilik usaha untuk terus menjaga kondusivitas kota serta menaati aturan demi kenyamanan bersama selama Ramadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *