Imlek 2026 di Vihara Amurwa Bhumi Graha Bandar Lampung: Angpao dan Sembako Dibagikan untuk Masyarakat

oleh

Grafiknews.com, Bnadar Lampung- Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Vihara Amurwa Bhumi Graha Bandar Lampung berlangsung meriah dengan mengusung tema “Harmoni Imlek untuk Nusantara”. Tema tersebut menjadi simbol kebersamaan lintas budaya sekaligus dorongan untuk memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.

Vriya Parama menyampaikan bahwa perayaan Imlek tahun ini tidak hanya menjadi momentum kebahagiaan bagi umat Buddha dan Konghucu, tetapi juga bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Menurutnya, semangat berbagi menjadi bagian penting dalam perayaan tersebut. Pada kesempatan itu, pihak vihara membagikan angpao dan paket sembako kepada berbagai kalangan, termasuk petugas kebersihan dan warga sekitar.

“Tema Imlek untuk Nusantara ini mengandung makna bahwa kebahagiaan tidak hanya dirasakan oleh umat saja, tetapi juga dibagikan kepada masyarakat sekitar. Hari ini kami membagikan angpao dan paket sembako, bukan hanya kepada umat Buddha, tetapi juga kepada masyarakat sekitar seperti petugas kebersihan dan warga lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Tahun Baru Imlek 2026 memasuki Tahun Kuda Api. Dalam filosofi Tionghoa, kuda melambangkan kebebasan dan kemandirian, sementara elemen api merepresentasikan energi, semangat, dan kekuatan positif.

“Tahun Kuda Api ini menjadi momentum kebangkitan dan kesuksesan, baik dalam usaha maupun karier. Dengan strategi dan kerja sama yang baik, kita harapkan harmoni di Nusantara semakin kuat, roda pemerintahan berjalan lancar, dan bangsa ini semakin maju,” katanya.

Vriya Parama juga berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat menjalani tahun ini dengan suasana aman, tenteram, damai, dan sejahtera.

Ia menambahkan, rangkaian persiapan perayaan Imlek telah dimulai sejak 4 Februari 2026. Kegiatan diawali dengan kerja bakti membersihkan area vihara dan halaman, pengecatan, serta pembersihan altar pratima Buddha, Bodhisattva, dan para dewa-dewi.

Selain itu, pengurus vihara bersama umat juga mengunjungi Pasar Tradisional Gudang Lelang untuk berbagi kebahagiaan dengan para pedagang dan masyarakat.

“Kami ingin kebahagiaan Imlek dirasakan semua lapisan masyarakat, bukan hanya keturunan Tionghoa atau umat saja. Ini sudah menjadi rutinitas setiap tahun, termasuk sembahyang leluhur untuk menguatkan akar budaya dan menyambungkan generasi terdahulu dengan generasi sekarang,” jelasnya.

Perayaan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Anggota Komisi III DPR RI Sudin. Kehadiran keduanya menjadi simbol dukungan terhadap perayaan lintas budaya sekaligus memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Bandar Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *