Grafiknews.com, Bandarlampung – Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar Ujian Promosi Doktor (S-3) Program Studi Doktor Studi Pembangunan, Rabu (7/1/2026).
Ujian terbuka yang berlangsung di Ruang Sidang Gedung D FISIP Unila tersebut menjadi momen akademik penting bagi promovendus Hendrie Kurniawan. Dalam sidang itu, ia mempresentasikan disertasi berjudul “Implementasi Fungsi Representasi DPRD dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Studi Komparatif DPRD Kota Bandar Lampung dan DPRD Kabupaten Lampung Utara)” di hadapan tim penguji dan sivitas akademika.
Sidang promosi doktor dipimpin Ketua Penguji Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si., dengan Sekretaris Penguji Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si. Promotor dalam ujian ini adalah Prof. Dr. Drs. Hertanto, M.Si., didampingi Ko-Promotor Prof. Dr. Feni Rosalia, M.Si.
Adapun penguji eksternal yang hadir yakni Dr. Ir. Andi Wijaya, S.T., M.M., M.A.P. Sementara penguji internal terdiri atas Prof. Intan Fitri Meutia, S.A.N., Prof. Dr. Ari Darmasuti, M.A., Prof. Arizka W., S.IP., M.A., Ph.D., serta Prof. Dr. Syarief Makhya, M.Si.
Dalam pemaparannya, Hendrie Kurniawan menjelaskan bahwa penelitiannya menelaah bagaimana aspirasi dan opini publik disalurkan serta dikonversi menjadi kebijakan melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPRD.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi representasi DPRD di kedua daerah penelitian telah berjalan secara prosedural. Namun demikian, pelaksanaannya masih lemah secara substantif dalam mewujudkan representasi kepentingan publik secara optimal.
Secara teoretis, penelitian ini menyempurnakan konsep representasi politik yang dikemukakan oleh Urbinati. Sementara secara praktis, disertasi ini menawarkan model penguatan tata kelola DPRD melalui reformasi mekanisme elektoral, peningkatan keterbukaan, serta penguatan akuntabilitas publik.
Berdasarkan hasil ujian terbuka, Hendrie Kurniawan dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan resmi menyandang gelar doktor. Capaian ini menjadikannya sebagai doktor ke-12 yang dihasilkan oleh Program Doktor Studi Pembangunan FISIP Unila.
Melalui keberhasilan tersebut, diharapkan kontribusi akademik yang dihasilkan dapat memperkaya kajian keilmuan, khususnya di bidang pemerintahan daerah dan representasi politik, serta menjadi rujukan bagi perbaikan praktik demokrasi lokal di Indonesia. Keberhasilan ini juga diharapkan semakin memperkuat peran Unila sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan riset sosial yang berdaya saing nasional.
Hendrie Kurniawan Raih Gelar Doktor di Unila, Teliti Fungsi Representasi DPRD

