Grafiknews.com | Tanggamus – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tanggamus merekrut tenaga ahli teknologi informasi (IT) untuk memperkuat pengamanan sistem dan website pemerintah daerah yang kerap mengalami gangguan keamanan siber.
Kepala Bidang Persandian Dinas Kominfo Tanggamus, Sukirman Basri, membenarkan perekrutan tersebut. Tenaga ahli IT direkrut sebagai mitra kerja nonpegawai tetap dan dikontrak melalui surat keputusan Bupati Tanggamus.
Menurut Sukirman, perekrutan dilakukan karena keterbatasan sumber daya manusia di bidang IT. Saat ini, Kominfo Tanggamus hanya memiliki empat pegawai dengan kompetensi teknologi informasi.
“Kekurangan tenaga ahli membuat penanganan insiden siber tidak maksimal. Beberapa website sempat mengalami gangguan, meski tidak sampai kebobolan,” kata Sukirman kepada Grafiknews.com, Senin, 5/1/2026.
Tenaga ahli IT tersebut ditempatkan pada bidang persandian dengan tugas utama mengantisipasi ancaman eksternal, termasuk peretasan. Tugasnya meliputi perencanaan, pengembangan, pemeliharaan jaringan, serta pengamanan data dari serangan siber.
Kominfo juga menyiapkan ruang kerja khusus dengan akses terbatas untuk mendukung pengamanan sistem. “Tidak semua orang bisa masuk. Ruangan ini dibuat steril untuk menjaga keamanan data,” ujar Sukirman.
Ia menambahkan, jam kerja tenaga ahli bersifat fleksibel menyesuaikan kebutuhan, sementara pembiayaan gaji diambil dari anggaran kegiatan dinas dengan besaran setara upah minimum regional (UMR).
Sementara itu, Agus Susanto, tenaga ahli IT yang direkrut Kominfo Tanggamus, mengatakan dirinya ditugaskan khusus pada pengamanan persandian dan sistem website.
“Sebelumnya pernah terjadi peretasan. Saya diminta membantu mengamankan website dan sistem Kominfo agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Langkah perekrutan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanggamus memperkuat ketahanan siber di tengah meningkatnya ancaman digital terhadap layanan publik berbasis daring.

