Grafiknews.com, Bandar lampungPemerintah Kota Bandar Lampung menggelar pasar murah di 20 kecamatan mulai 26 Februari 2026 sebagai upaya mengendalikan harga bahan pokok menjelang dan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Program ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian pasar murah yang disiapkan Pemkot Bandar Lampung guna menjaga stabilitas harga serta meringankan beban masyarakat hingga perayaan Idulfitri.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan pasar murah merupakan program Wali Kota Bandar Lampung untuk mengantisipasi lonjakan harga sembako yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Pasar murah pertama akan dilaksanakan pada 26 Februari. Selanjutnya akan digelar pada 5 Maret dan 12 Maret 2026,” ujar Erwin, Senin (9/2/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan ini akan digelar secara bergilir di 20 kecamatan yang tersebar di Kota Bandar Lampung.
Berbagai kebutuhan pokok akan disediakan dalam kegiatan tersebut, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, dan tepung terigu. Seluruh komoditas yang dijual telah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sehingga harganya lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Dengan subsidi ini, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.
Selain menggelar pasar murah, Pemkot Bandar Lampung juga rutin memantau perkembangan harga bahan pokok di pasaran. Terkait ketersediaan barang, Erwin memastikan stok bahan pokok di Kota Bandar Lampung masih aman hingga perayaan Idulfitri.
“Stok masih aman sampai Lebaran. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan sembako,” tegasnya.
Melalui program ini, Pemkot Bandar Lampung berharap dapat menekan potensi inflasi selama Ramadan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang.
“Harapannya program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya selama Ramadan dan Idulfitri,” tutupnya.
Jadwal Pasar Murah Ramadan Pemkot Bandar Lampung
Tahap I – Kamis, 26 Februari 2026
Dilaksanakan di 20 kecamatan, antara lain:
Bumi Waras (Kelurahan Garuntang), Enggal (Gunung Sari), Kedamaian (Tanjung Gading), Kedaton (Sukamenanti Baru), Kemiling (Beringin Jaya), Labuhan Ratu (Labuhan Ratu Raya), Langkapura (Gunung Agung), Panjang (Ketapang), Rajabasa (Rajabasa Nyunyai), Sukabumi (Campang Jaya), Sukarame (Way Dadi), Tanjung Karang Barat (Gedong Air), Tanjung Karang Pusat (Durian Payung), Tanjung Karang Timur (Sawah Berebes), Tanjung Senang (Tanjung Senang), Teluk Betung Barat (Bakung), Teluk Betung Selatan (Talang), Teluk Betung Timur (Kota Karang), Teluk Betung Utara (Kupang Teba), dan Way Halim (Gunung Sulah).
Tahap II – Kamis, 5 Maret 2026
Dilaksanakan di kelurahan berbeda di masing-masing kecamatan, di antaranya Bumi Waras (Bumi Waras), Enggal (Pelita), Kedamaian (Kedamaian), Kedaton (Penengahan), Kemiling (Pinang Jaya), Labuhan Ratu (Sepang Jaya), Langkapura (Gunung Terang), Panjang (Pidada), Rajabasa (Sukamaju), Sukabumi (Campang Raya), Sukarame (Korpri Jaya), Tanjung Karang Barat (Segala Mider), Tanjung Karang Pusat (Kaliawi), Tanjung Karang Timur (Kota Baru), Tanjung Senang (Dalam), Teluk Betung Barat (Sukabumi/Olok Gading), Teluk Betung Selatan (Pesawahan), Teluk Betung Timur (Keteguhan), Teluk Betung Utara (Sumur Batu), dan Way Halim (Jagabaya II).
Tahap III – Kamis, 12 Maret 2026
Pasar murah kembali digelar di 20 kecamatan, di antaranya Bumi Waras (Bumi Raya), Enggal (Pahoman), Kedamaian (Kaliabalau Kencana), Kedaton (Penengahan Raya), Kemiling (Sumberejo), Labuhan Ratu (Kampung Baru), Langkapura (Langkapura), Panjang (Srangsem), Rajabasa (Gedong Meneng Baru), Sukabumi (Way Laga), Sukarame (Sukarame), Tanjung Karang Barat (Sukajawa Baru), Tanjung Karang Pusat (Kelapa Tiga), Tanjung Karang Timur (Kebon Jeruk), Tanjung Senang (Way Kandis), Teluk Betung Barat (Batu Putu), Teluk Betung Selatan (Teluk Betung), Teluk Betung Timur (Way Tataan), Teluk Betung Utara (Gulak Galik), dan Way Halim (Jagabaya III).

