Bandar Lampung — Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT KIR) Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung memastikan pelayanan pengujian kendaraan tetap berjalan normal selama bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 2026 tanpa pembatasan jumlah kendaraan.
Kepala UPT KIR, Andi Irawan Koenang, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya telah melakukan uji KIR terhadap 24.136 kendaraan, meliputi mobil pick-up, angkutan umum, bus, hingga truk, yang menjadi kendaraan terbanyak diuji.
“Kalau untuk kendaraannya itu sekitar 24.136 kendaraan yang sudah diuji KIR selama 2025. Itu terdiri dari mobil pick-up, angkutan umum, bus, hingga angkutan khusus. Tapi yang paling banyak tetap kendaraan truk,” ujar Andi.
Menjelang Ramadan, terjadi peningkatan pengujian dari kendaraan ekspedisi dan angkutan barang. “Biasanya di awal Ramadan ada peningkatan sedikit. Kendaraan ekspedisi lebih giat melakukan pengujian karena aktivitas pengiriman barang meningkat,” jelasnya.
Pelayanan selama Ramadan tetap dimulai pukul 08.00 WIB, dengan jumlah kendaraan yang masuk tidak dibatasi. “Berapapun yang mendaftar tetap kami layani,” tegas Andi.
Di awal 2026, UPT KIR menghadapi tantangan baru dengan penerapan sistem aplikasi “Full Cycle” dari pemerintah pusat, yang memuat data kendaraan lebih lengkap. Meski sempat terjadi keterlambatan dalam pencetakan hasil uji, sistem kini sudah mulai berjalan normal.
Dishub Bandar Lampung mengantisipasi permohonan uji KIR menjelang Lebaran, khususnya dari kendaraan logistik dan angkutan umum, untuk memastikan semua kendaraan laik jalan saat arus mudik dan distribusi kebutuhan pokok meningkat.
“Yang penting kendaraan aman dan laik jalan. Itu yang utama,” tutup Andi.

