Meski Angaran Rehabilitasi Hanya Untuk. 10 Unit RTLH Bencana, Bidang Permukiman & Perumahan Rakyat Berupaya Kabulkan Hajat Sarkadi

oleh

Grafiknews.com | Tanggamus – Gayung Bersambut, Pemkab Tanggamus melalui Bidang Penyediaan Perumahan Dinas PUPR Tanggamus respon pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) yang nyaris roboh di Dusun Napal Pekon Napal Bulok.

Melalui pesan Whatsaap, Agus Marko, Kepala Bidang (Kabid) Permukiman dan Perumahan Rakyat Dinas PUPR Tanggamus, menyampaikan keprihatinan nya setelah mengetahui kondisi rumah yang ditempati keluarga Sarkadi, tidak layak huni dan nyaris roboh.

Dijelaskan Marko, selama ini pihak pemerintahan Pekon Napal Bulok belum pernah datang ke kantor untuk berkoordinasi terkait permasalahan tersebut. Meski demikian pihaknya akan tetap menindak lanjuti dan akan mengupayakan pembangunannya.

Dirinya berujar, bidang permukiman dan perumahan rakyat terkendala angaran untuk merealisaikan program rehabilitasi rumat tidak layak huni usulan masyarakat. ” Tahun 2025.hanya tersedia angaran 10 unit rumah tidak layak huni khusus korban bencana, ungkapnya.

” Sebenarnya pemerintahan pekon bisa menganggarkan kegiatan bedah rumah yang kondisinya layak.dan memprihatinkan, dari angaran dana desa (ADD), “Jelasnya.kepada Grafiknews. Mingu 21/9/2025.

Sebelumnya diberitakan, Sarkadi (45), warga Dusun Napal, Pekon Napal, Kecamatan Bulok, berharap pemerintah kabupaten memberi bantuan program bedah rumah. Hunian berukuran 5 x 8 meter miliknya yang berdinding geribik, berlantai tanah, dan beratap genteng tua, nyaris ambruk setelah ditempati selama 15 tahun terakhir.

Dan berharap Pemkab Tanggamus mau turun melihat keadaan rumah yang sebenarnya, yang nyaris roboh. Apalagi kalau hujan disertai angin, kami was-was.

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *