Grafiknews.com,Tanggamus – Penemuan mayat mengapung di Perairan Pekon Way Rilau Kecamatan Cukuh Balak, korban tengelam saat menjala ikan, merupakan warga setempat.
Pernyataan itu disampaikan Kasat Polairud Polres Tanggamus, AKP Hasbulloh, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi bahwa korban bernama, Mairuddin (30) warga pekon way rilau.
Korban pertama kali ditemukan saksi Rustam (30) dan Liskhori (50) yang merupakan warga setempat, korban ditemukan pukul 8:00 pagi, Jelas AKP Hasbulloh mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rivanda,
Berdasarkan keterangan saksi-saksi, pada Selasa malam 11 Maret sekitar pukul 19.00 Wib, korban terlihat pergi kepantai untuk mencari ikan menggunakan jaring jala perairan pekon setempat.
Pada keesokan paginya, saksi menemukan korban terapung di tengah laut dalam keadaan tidak bernyawa. Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkan temuan itu kepada Tagana Rescue Cukuh Balak, Polsek Cukuh Balak, dan Sat Polairud Polres Tanggamus.
Mendapat laporan warga, tim gabungan segera mendatangi lokasi kejadian, kemudian melakukan evakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Putihdoh untuk dilakukan visum, ujarnya.
AKP Hasbullah mengungkapkan, berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka robek pada mata kiri, pendarahan aktif pada hidung, memar pada mata kanan, luka robek pada dagu, luka robek pada mata kanan.
“Pihak medis menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam dan mengalami benturan dengan batu karang. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, ungkapnya.
Kasat Polairud Polres Tanggamus mengimbau kepada para nelayan agar lebih berhati-hati saat melaut, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu, gunakan alat keselamatan yang layak sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan laut.